Sebelum Diriku Berharga Bagimu
Sebelum Cinta Bersama Menjalin Rasa
Sebelum Cinta Tertutur Lewat Bahasa
Di Saat Cinta Belum Memegang Kendali
Di Saat Perasaanku Belum Kau Tahu
Di Saat Jarak Kita Masih Terlalu Jauh
Ku Impikan Seseorang Memegang Tanganku
Ku Bayangkan Senyum Indah Di Depan Mataku
Ku Lihat Kau Bahagia Mendengar Kata-kataku
Di Dalam Hatiku Dari Dalam Jiwaku
Ku Tahu Hanya Padamu ku Kan Terpaku
Segenap Tenaga Daya Yg Ada Padaku
Ku Pastikan Cintaku Tetap Terpaku
Mungkin Kerap Kali Ego dan Emosi Yg Naik
Mungkin Kita Gak Selalu Hanya Tertawa
Mungkin Kadang Cinta Terasa Jatuh Ke Bawah
Ku Tahu Di Pesisir Gelap Ada Mercu Suar
Ku Tahu Cinta Pasti Kalahkan Benci
Ku Tahu Kasih Antara Kita Telah Terkunci
Sewaktu Kita Ingat Kenangan Yg Indah
Sewaku Kerutan Muka Berangsur Berubah
Sewaktu Senyum dan Tawa Membuat Lupa
Lupakan Arogansi Cinta Urutan Pertama
Di Atas Segalanya Yg Terbesar Adalah Kasih
ku Takkan Lupa
ku Pasti fasih
Sampai ku Rasakan Lemah Kaki Kanan dan Kiri
Sampai Seluruh Helai Rambutku Memutih
Sampai Hari Tua Kita Cintaku Kan Terbukti
Tak Peduli Tak Lagi Terdengar Kata”
Tak Peduli Saraf Tanganku Tak Terasa
Tak Peduli Mulutku Tak Bisa Berbahasa
Tapi Hatiku Pasti Akan Tunjukkan Arah
Tapi Hatiku Pasti Tetap Rasakan
Tapi Hatiku Pasti Kan Tetap Katakan
Ku Ingin Di Sisimu Di Sisa Hari-hariku
Dan ku Harap Kita Bisa Pergi Berdua
Tinggalkan Dunia ini Di Hari Tua



